Keindahan Alam dari Puncak Kalibiru


Episode Yogya Selatan

Keindahan Alam dari Puncak Kalibiru

Oleh Emen Rijal

kalibiru

Yogyakarta, kota beribu kenangan, menawarkan lokasi wisata baru yang tak kalah menarik dengan wisata-wisata yang sudah ada sebelumnya. Wisata alam adalah obyek baru yang sedang digalakkan pemprov Yogyakarta untuk menggenjot pariwisatanya. Pemprov tahu, jika hanya mengandalkan wisata yang ada, pengunjung akan stagnan. Apalagi daerah lain juga gencar mempromosikan wisatanya secara terus menerus.

 

Kalibiru, sebuah lokasi yang terletak di Kabupaten Kulonprogo, sedang membuat heboh jagat online dengan foto-foto keren yang memanjakan mata para penikmat traveling di Indonesia. Sebuah pemandangan hijau nan indah di sebuah ketinggian dengan background danau yang tenang.

 

Kalibiru terletak di ketinggian 450 mdpl sehingga mempunyai udara yang sejuk dan segar. Kalibiru masuk area perbukitan Menoreh. Lokasi tepatnya di jalan Sermo Kalibiru, desa Hargowilis, kecamatan Kokap, Kabupaten Kulonprogo, Provinsi Yogyakarta

 

Pertama kali diposting, banyak yang bertanya dimanakah lokasinya?? Begitu mendengar Kalibiru di Yogya, banyak yang mengernyitkan dahi, tanda ketidakfamilieran lokasi wisata tersebut. Begitu menyebut Yogya, makin banyak yang tambah bengong!!

 

Saya juga termasuk salah satunya. Saya pun segera melakukan pengecekan ke lokasi tersebut dengan melakukan penelusuran tentang Kalibiru dan komen-komen menarik lainnya di media online. Setelah membaca dengan detail, saya makin tak sabar untuk menuju ke Kalibiru. Dan akhirnya setelah berhitung dengan biaya dan sebagainya, saya pun berangkat ke Yogya.

 

Di hotel, saya coba test pegawai hotel tentang Kalibiru. Dia mengetahui obyek wisata yang sedang naik daun bersama Gua Pindul tesebut. Namun karena dia bekerja di back office maka dia bilang belum sempat berkunjung kesana. Namun menurut para tamu, lokasinya indah banget. Hemmm makin tidak sabar deh kesana.

 

Jam 9 pagi saya pun meluncur menuju lokasi yang sudah saya tanda di Maps. Perjalanan di Maps menunjukkan 1,5 jam dari lokasi kota Yogyakarta. Namun karena baru pertama kali, waktu menjadi lebih lama karena harus berhenti atau berputar arah karena salah jalur. Dan setelah hampir 2 jam, akhirnya lokasi tersebut saya temukan. Jalur menuju kalibiru sebenarnya mudah dilalui. Namun jalur menjadi menantang begitu lepas dari parkiran mobil menuju ke puncak. Jalurnya menanjaknya tidak banyak namun cukup curam. Jika tidak biasa lewat sini, mending mobil atau elf parkir dibawah saja dan naik ojek motor. Tarif ojeknya Rp. 30rb per orang.

Setelah sampai parkiran atas, saya masih harus jalan. Jalan menanjak walau cuma 100 meter tapi cukup menguras tenaga. Namun pemandangan yang didapat lumayan keren. Sebuah lembah dengan warna hijau yang dominan dengan telaga/daun besar di tengahnya. Danau ini menurut penjaga adalah Waduk Sermo.

Saya pun akan melakukan sesuatu yang sudah saya rencanakan sebelumnya, foto diatas pohon yan terkenal itu. Dan ternyata bukan cuma satu spot, ada banyak yang bisa dipakai foto namun kita harus memilih karena begitu banyak yang ingin foto di spot tersebut. Dan kamu tahu berapa lama antri untuk foto di satu spot?? 3 jam!!! Oke lah, spot ini memang menarik, jadi saya akan bersabar menunggu. Dan sambil menunggu, saya berkeliling melihat lokasi secara keseluruhan. Ada warung makan yang jualan utamanya Indomie dan kopi. Saya pun menuju kesana sambil menunggu giliran foto. Dan disana saya sempat ngobrol dengan pengunjung lain. Bahwa lokasi wisata Kalibiru ini memang sedang naik daun atau sedang menjadi primadona wisatawan yang sedang berkunjung ke Yogya.

 

Di Kalibiru inilah spot fotonya yang dikelola secara profesional. Sedangkan dilokasi yang menawarkan spot wisata yang sama, pengelolaannya masih tradisional dan cenderung kurang profesional. Dan dari sinilah saya tahu ada spot lainnya yang tak kalah keren. Watu Lawang. Setelah berfikir, akhirnya saya tinggalkan spot Kalibiru karena waktu tunggunya yang terlalu lama dan menuju cerita perjalanan berikutnya, Watu Lawang !!

 

Berikut ini biaya-biaya yang harus dikeluarkan jika ke Kalibiru

  • Tiket masuk Rp. 10.000
  • Foto di spot Kalibiru Rp. 15.000

 

Yang harus diperhatikan saat ke Kalibiru :

  • Fisik yang prima, walau mobil bisa sampai diatas, tetap harus jalan kaki menanjak ke puncak Kalibiru
  • Estimasi waktu ke Kalibiru. Jika ingin tidak antri, datanglah di hari kerja, bukan hari libur karena waktu antri tidak lama. Namun jika di hari libur, datanglah pagi-pagi, jika bisa jam 7, tepat saat obyek wisata Kalibiru dibuka.
  • Bawalah pakaian atau dress code yang unik sehingga akan menghasilkan cerita yang anti mainstrem
  • Jagalah kebersihan obyek wisata dengan membuang sampah di tempatnya. Mari kita jaga obyek wisata Indonesia sehingga bisa dinikmati oleh anak cucu kita.

 

img_20160910_122705img_20160910_122906kalibiru-2kalibiru-2ckalibiru-3a

 

Post a comment or leave a trackback: Trackback URL.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: