IKAN BAKAR CJDW: “WARUNG IKAN BAKAR RASA BINTANG LIMA HARGA KAKI LIMA SEBENARNYA” BY : Emen Rizal


IKAN BAKAR CJDW

“WARUNG IKAN BAKAR RASA BINTANG LIMA HARGA KAKI LIMA SEBENARNYA”

BY : Emen Rizal

 

Sidoarjo, 4 Desember 2011

Jalan Embong Malang Sidoarjo

Bukan maksud promosi, tapi ini emang sebuah pujian untuk warung yang satu ini. Judul pun diambil dari tagline salah satu restoran seafood yang menurutku biasa-biasa saja. Karena menang promosi, akhirnya banyak orang, khususnya sodara kita dari etnis cina, menyukai tempat itu.

Oke, mari kita bedah apa saja keunggulan warung ikan bakar CJDW ini. Aku sih nggak tahu sejarahnya secara lengkap, namun dari cerita yang berkembang, sejarahnya begitu panjang sekali. Dahulu sebelum bertempat di lokasi yang sekarang, CJDW berada di dekat  lampu merah pertigaan embong malang sidoarjo. Kalau ada yang mengernyitkan dahi tentang jalan Embong Malang Sidoarjo, aku juga sama waktu pertama kali mendengarnya. Dulu, waktu aku masih jadi ketua HMI FKG Unair, setiap kunjungan kerja ke klinik-klinik kami di luar kota, aku sering mampir untuk makan ikan bakar di sepanjang jalan ini. Kebetulan, ada salah satu klinik kami di jalan itu juga. Sayang sekarang klinik itu sudah tutup, karena suatu hal berkaitan dengan kebijakan pemerintah sidoarjo, dipindah ke tempat yang lebih strategis lagi.

Nah, dengan alasan yang sama, warung CJDW pun pindah, menuju lokasi yang lebih luas dan lapang. Tentunya lebih bersih. Kalau dulu statusnya PKL sekarang naik ke tahap lebih tinggi, warung lesehan hehehe. Sejujurnya, dahulu aku sudah sering lihat dan ingin sekali makan yang di jalan Embong Malang ini, karena warungnya rame dan baunya enak. Namun saat itu, lokasi dan antriannya bikin aku mengurungkan niaatku.

 

Lokasi Baru lebih bersih dan luas

Nah, bagi yang sering makan di jalan Embong Malang, karena kebetulan dari malang atau mojokerto, tentu kebingungan dimanakah sekarang si CJDW pindah. Aku sih nggak tahu alamat lengkapnya karena bukan tukang pos hehe namun lokasinya saat ini pindah ke  Cemengkalang. Dimana sih itu?? Lokasinya diantara perumahan Taman Pinang dan Citra Gading I.

Nih ingat baik-baik ya. Dari pusat kota, tepatnya alun-alun sidoarjo, kamu menuju ke barat. Begitu dekat GOR sidoarjo, mendekati perempatan, anda belok kiri, jalur sebelah kiri Mc Donald. Dari situ, kamu lurus ke arah selatan. Setelah melewati dua bundaran, anda tengok ke arah kanan, sebuah tulisang Warung Ikan Bakar CJDW terpampang jelas menanti kunjungan anda. Kalau dari Selatan, tepatnya dari pasar larangan, pertigaan masjid, anda ke utara. Lurus kurang lebih 500 meter. Kali ini anda menoleh ke kiri ya, dan pasti anda akan temukan warung yang enak ini. Mudah kan?? Kalau masih sulit ya cari aja di Google Map.

Disini, di lokasi yang baru, kamu akan menemukan tempatnya yang lebih luas. Luas dari segi tempat makan, juga luas dari tempat parkirnya. Kamu bisa bawa teman, rekan, anak buah, dengan kendaraan yang banyak tentunya, namun nggak usah kuatir masalah parkir, karena sangat cukup sekali. Mungkin alasan inilah yang buat Haji Oni, pemiliknya (kebetulan, sampai sekarang nggak pernah ketemu tuh orang ), memindahkan lokasi warungnya kesini.

 

Enaknya mengalahkan Restoran disebelah-sebelahnya

Mengulas makanan kalau tidak membahas makanan, ya buat apa diulas hehehe. Oke, kita bahas rasanya satu persatu. Disini kamu bisa memilih ikan sesuai pilihanmu. Mau ikan gurami, ikan bawal, Ikan kerapu, ikan barak, atau ikan laut lainnya, terserah. Intinya, sesuaikan dengan keinginan selera perut dan kemampuan uangmu.

Kalau udah pesan, sebaiknya kamu siapkan mental untuk menunggunya. Kalau hari biasa, atau waktu yang sepi, kamu hanya menunggu 15 menit. Tapi pas waktu ramai, biasanya pas makan siang atau makan malam, atau hari libur baik minggu atau libur nasional, dipastikan waktu menunggu bisa lebih lama. Bisa 1 jam lebih!!!  Namun, namanya berburu kuliner, segala rintangan baik antri dan berdesak-desakan akan diterjang juga, bukan?? Maju teruuuus hehehe.

Begitu pesanan datang, jangan keburu ambil ikannya. Rasakan dulu sambalnya. Inilah yang bikin aku selalu ketagihan. Masakan ikan bakar, ikan goreng, penyet dan masakan lainnya yang berkolaborasi dengan sambal, selalu membuatku tertarik. Dan yang bikin aku balik lagi dan lagi adalah sambal. Jika ikannya enak, sambalnya tidak enak, tidak akan pernah kukunjungi balik. Sia-sia, rek!!

Nah, sambalnya ini menurutku enak dan pas di mulutku. Tidak terlalu pedas juga tidak terlalu manis. Iya, maklum aku kan orang jawa tengah yang bermukim di jawa timur. Memang samblanya bukan sambal terasi namun untuk sambal non terasi, CJDW termasuk rangking atas di daftar restoran favoritku.

Nah, sambal beres, baru deh cobain ikannya. Rasanya pas dan tidak amis. Satu persatu daging ikan itu berpindah ke perutku. Selama ini aku selalu datang bersama orang lain. Bersama kekasihku, temanku, rekan kerja, karyawanku, atau relasiku. Semua bilang puas dan enak. Entah karena beneran enak atau gratis karena kutraktir ya hahahaha.

Aku berani jamin, rasanya tidak kalah dengan restoran kelas atas yang berada tepat satu jalur dengan CJDW. Perlu diketahui, ada beberapa restoran kelas atas di sepanjang jalan Taman Pinang – Citra Gading I. Aku bilang tidak kalah bukan lebih baik lo, karena di sepanjang jalan ini, restoran ikan bakarnya juga enak-enak. Aku pernah mencobanya, tapi emang lebih mahal sih. Tapi kalau dibanding dengan restoran dengan tagline harga kaki lima rasa bintang lima, aku berani bilang lebih enak CJDW hehe. Pernah nyoba tuh restoran tapi biasa-biasa aja.

Soal harga di CJDW, relatif mahal jika dibanding PKL lainnya di Surabaya!!! Surabaya lo, bukan Sidoarjo. Kalau di Sidoarjo, harganya realtif sama dengan PKL. Disini harga ikan bakar di PKL gila-gilaan. Hati-hati jika kamu membeli ikan bakar di PKL, bisa sangat mahal. Padahal rasanya biasa aja bahkan cenderung enek.

Nah kalau di CJDW harganya kalau dipake rame-rame sangat murah. Soalnya ikannya besar-besar dan kalau dimakan rame-rame jatuhnya cuma 10.000 per orang. Harganya sendiri bervariasi tergantung ikannya dan ukurannya. Tapi biasanya nasi plus ikan plus es teh HANYA 25.000,00. Kalau aku sih biasanya pilih Bawal dan Kerapu yang besar-besar. Selain enak, dagingnya seperti kepiting. Biasanya aku habiskan untuk 2 ikan tersebut, plus 8 nasi, plus 10 es teh HANYA 90.000-an.

Wes, pokoke nggak nyesel deh kesini. Dijamin!!! Tapi pasti ada kelemahannya dong. Aku harus beberkan, nanti dibilang promosi dari pihak warung CJDW. Kelemahan utama adalah sistem antriannya. Kalau lagi rame, jangan nekat datang dalam kondisi lapar akut, bisa emosi dan bikin naik darah. Memang dengan sistem tradisional dalam bakaranya, pesanan sangat lama diantar. Dan lagi, sistem antrian tidak ada disana. Nah, kadang ada pembeli yang datang terkahir malah dilayani lebih dulu. Hal ini bukan disengaja sih, namun karena kebingungan dan ketidakhapalan pelayannya dalam mengingat pengunjung dan pesanannya. Terkadang juga ada pengunjung yang “ndeso!!”, maaf menyebutnya demikian karena otaknya dipake seeanak udele dewe, yang maksa didahuluan tanpa melihat pengunjung yang lebih dulu datang. Biasanya sih orang OKB, yang tinggal di kota satelit.  Nah orang-orang seperti ini yang sangat kubenci dan kubilang ndeso!! Tak menghargai orang lain yang capek antri.

Jadi itulah Warung CJDW, dibalik kelebihan dan kelemahannya, warung ini layak dijadikan rujukan kuliner nomor wahid untuk urusan Ikan Bakar Enak di Sidoarjo. Nanti saya akan mengulas kuliner lainnya. Terima kasih

 

 

 

 

 

Post a comment or leave a trackback: Trackback URL.

Komentar

  • teguh hernanto  On Mei 19, 2012 at 1:44 am

    Bakar ikannya tidak masak sampai dalam jadi hanya gosong diluar tapi dalam masih kemerahan alias belum mateng yang membuat keluargasakit perut dan mencret.seharusnya pemilik mwmperhatikan kualitas hasil bakaran sebelumdisajikan ke pelanggan. Mohon jadi perhatian dan tidak mengecewakan pelanggan terimakasih.

  • Andre  On Januari 23, 2013 at 2:05 pm

    Saya tertarik dgn tulisan ini dan mencoba kesana. Ternyata makanannya mengecewakan. Saya pesan ikan gurami dan dorang. Ikannya tidak matang sampai ke dalam. Hanya gosong di luar sehingga bagian luarnya terasa pahit dan bagian dalamnya amis. Saya pesan minumannya juga rasa tanah. Untuk harga Rp 73.000 dengan kualitas masakan seperti itu menurut saya ga worth it untuk dicoba.

    • emenrizal  On Januari 28, 2013 at 10:11 am

      Klo gurami emang agak kurang enak. AKu sih sukanya makan ikan bawal atau kerapu. Tp udah lama ga kesana. MUngkin udah nurun kualitasnya. Klo lagi main2 ke sidoarjo lagi kucoba deh. Klo emang ga enak, perlu dikaji ulang tulisan saya ini. Yang lain ada pengalaman apa??

  • Chytra  On Maret 6, 2013 at 8:43 pm

    Setuju banget, aq salah satu pelanggan setia ikba CJDW,
    Yg gag bisa dilupain itu sambelnya yg mantap.
    Aq sering makan disana, dan aq paling suka milih ikan cakalang, cz gede n rasanya gag ada duanya.
    Tp aq gag pernah mencret2 tuh, malah makin ketagihan.

  • joko  On November 19, 2013 at 10:10 am

    CJDW itu sekarang banyak yg niru2, kalau yg mau enak ikan bakar yg ke arah krian itu, dari gor lurus ke arah krian ya (ga sampai krian), lihat kiri jalan, disitu ada jejer penjual ikan bakar, yg tengah kalau ga salah itu yg enak, sambelnya mantap, ikannya juga mantep, dan pesen sama yg panggangnya minta di panggang yg mateng. kalau di bakar pastinya gosong ikannya. mas pesen ikan panggang ya, bukan ikan bakar loh.

  • N Ari Wirawan  On November 15, 2014 at 12:55 am

    dulu wktu msh blm pindah top markotop rasanya…tp sesudah pnd jd lain..sepi.yg aneh krn banyak lalat,yg jaga ikan semproti baygon dkt ikan nya…wah kapok deh gk ksitu lg

  • ahmad  On Januari 4, 2015 at 11:54 am

    Setuju… makin kesini pelayanannya makin jelek. harganya jg makin gila2an. rasanya jg udh ga terlalu istimewa. so mnrtku udh ga istimewa lagi ikan bakar CJDW.. Not Recomended

  • devita  On Oktober 19, 2015 at 8:27 am

    mas.aq td nyoba cjdw rasany gak banget.ikan nya gak segar

    • emenrizal  On Oktober 21, 2015 at 9:48 am

      Masa sih ?? Ak juga udah lama ga kesana krn domisili udah balik Surabaya. Mungkin orangnya keenakan tamu jd lupa pada servisnya. Coba next time ak kesana dan mencobanya lg, klo emang sudah ga enak, saya akan revisi tulisan ini🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: