Gado-Gado Handayani : Juaranya Gado-Gado Surabaya


Gado-Gado Handayani : Juaranya Gado-Gado Surabaya

Oleh : Emen Rizal

 

Namanya Gado-gado siapa sih yang nggak suka. Makanan yang terdiri dari lontong dan beberapa sayuran ini sangat disukai masyarakat indonesia. Aku sendiri baru tahu Gado-gado setelah menginjakkan kakiku di Surabaya. Maklum, wong ndeso, ga pernah buka internet, hehehe

Kembali ke makanan campur aduk ini (Disebut gado-gado karena isinya campur aduk). Waktu kuliah, makanan ini menjadi alternatif makanan saat tanggal tua karena harganya yang murah. Hanya Rp. 4.000,00 per porsi. Maklum, namanya mahasiswa, uang selalu pas-pasan.

Nah, setelah bekerja, berbagai gado-gado pun kucoba. Dari sekiaan banyak gado-gado yang pernah kucoba, Gado-Gado Handayani inilah juaranya. Dan ini versi mulutku, kalau tidak berkenan ya mohon maaf.

Gado-gado Handayani terletetak di jalan Jolotundo baru, sebuah kawasan dekat FKG Unair, kampusku. Nama Handayani diberikan sesuai dengan nama pemiliknya, Sri Handayani. Pertama kali datang kesini, aku diajak temanku yang lumayan tajir. Maklum, 1 porsi harganya Rp. 10.000,00. Dan menurutku itu lumayan mahal waktu itu.

Dan hari ini, saya datang setelah hampir dua tahun tidak kesini. Datangnya pun karena bosan dengan menu makan yang itu-itu saja.

Waktu datang, kondisi warung lumayan ramai. Yah pemandangan lumrah untuk warung yang enak. “Alamat lama nih makannya.” Batinku. Maklum sejak pertama kali datang sampai beberapa kali kesini, paling cepat aku dilayani setelah menunggu 40 menit. Itu pun dalam kondisi sepi. Nah ini ramai sekali, waktu makan siang, bisa-bisa 1,5 jam nih.

Tapi nggak apa-apa deh. Demi memuaskan ngidamku, pikirku. Namun ketika masuk, aku kaget dengan bentuk ruangan yang telah berubah. Ada penambahan ruangan dan ini nih yang bikin kaget, pelayannya muda-muda. Aku ingat betul, soalnya dulu pelayannya ibu-ibu tua…..dan judes!!

Aku segera duduk di tempat yang bisa dengan leluasa mengamati pengunjung lain dan memesan sepiring gado-gado, menu favorit di warung ini. Sekarang harganya sudah Rp. 14.000,00. Selain Gado-gado, masih ada Mie Pangsit dan lain-lainnya. Enak juga namun tetap yang terkenal ya Gado-gadonya.

Aku membuka buku catatanku untuk mengisi waktu yang kuperkirakan 45 – 1 jam. Itung-itung membunuh waktu. Namun aku terkejut, baru 5 menit makanan sudah keluar. Aku melongo.

“Nggak salah ya mbak, Ini pesananku ya?”

“Iya, Mas. Mas pesan Gado-gado satu tanpa kentang kan?” tanya mbaknya

Aku mengangguk pelan. Gila, cepat amat. Aku melongok ke bagian dalam, ternyata emang beda sekarang. Si Ibu Handayani udah dibantu staf yg lumayan cekatan dan muda. Ehmm peningkatan nih. Oke deh, sebaiknya kita ulas selengkapnya nih biar nggak penasaran.

Gado-Gado Super

Yup, betul. Kelebihan utama dan yang bikin menarik adalah porsinya. Porsi super besar. Memang kalau anda penyuka makan nasi 4 piring sekali makan, porsi ini biasa aja. Namun bagi orang dengan kualitas makan normal seperti saya, ini termasuk porsi gado-gado yang super banyak. Dan setiap kali makan gado-gado ini, saya selalu tidak bisa menghabiskannya.

Kelebihan kedua adalah rasanya. Mantap. Bumbunya terasa dan enak. Lontongnya empuk dan matang. Pun kerupuk dan emping mlinjonya, wes pokoknya top markotop. Leukooooh tenan.

Sedangkan dari tempat dan servisnya, dibandingkan dengan zaman dahulu, waktu pertama kali datang, sudah jauuuuuh berubah. Pelayannya lebih cekatan dan ramah. Tempatnya juga bersih dan manusiawi. Dan yang utama, waktu menunggunya jadi  lebiiiiiih cepaat. Ini beneran, dulu kalau tidak karena pasangan yang “ngidam” gado-gado, sudah kucoret gado-gado ini dari daftar kuliner favoritku. Sekarang, tanpa ngidam dan pasangan pun, aku siap kesini lagi hehehe

Memang, masih banyak gado-gado lainnya yang lebih enak mungkin. Tapi jika anda ingin mencoba rasa baru dengan harga yang terjangkau, gado-gado handayani layak dijadikan pilihan. Nggak bakal nyesel deh. Dijamin.

Jadi jika anda sedang berada di pusat kota, atau di deket Studio Tambaksari, mampir aja ke Gado-gado Handayani, di jalan Jolotundo Baru. Salam makan. Yuuuuuuuuks

 

 

Post a comment or leave a trackback: Trackback URL.

Komentar

  • joko  On November 19, 2013 at 9:55 am

    Gado2 belakangnya ubaya ngagel itu baru siipp

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: