El Clasico, pertarungan David (Real Madrid) vs Goliath (Barcelona)


El Clasico, pertarungan David (Real Madrid) vs Goliath (Barcelona)

Oleh: Emen Rizal

10 tahun lalu, mungkin judul diatas salah dan kebalik, bahkan kalau ada yang baca, pasti berfikir, yang nulis ini pasti bego. Namun saat ini, hari ini, 21 april 2011, tulisan diatas sangat pas dan cocok menggambarkan pertarungan dua raksasa sepakbola di spanyol.

Menurut sejarah David adalah seorang tokoh yang digambarkan kecil, inferior, mewakili rakyat jelata dan tertindas. Sedangkan Goliath menggambarkan sebaliknya. Kuat, perkasa, raja segalanya dan bisa melakukan apa saja, mewakili kaum kuat dan superior. Dan dalam sejarah, saat mereka bertemu, pa a “penonton” yang sejak awal melihat pertarungan tidak seimbang ini, memprediksi Goliathlah yang keluar sebagai juara. Namun apa yang terjadi? Davidlah yang menang.

Setali tiga uang, pertarungan pagi dini hari waktu Indonesia Barat, perebutan piala raja  atau copa del rey, yang mempertemukan dua raksasa penguasa spanyol, layaknya pertarungan David vs Goliath. Kenapa begitu? Bukankah dua-duanya raksasa spanyol? Memang, keduanya merupakan tim terbaik di spanyol bahkan mungkin dunia, namun setiap pertemuan mereka, selama 2 tahun terakhir, Goliath(Barca) selalu menang. Sehingga wajar bila diumpakan Madrid adalah si David. Ada beberapa poin yang akan saya sampaikan sebagai bahan analisa iseng-iseng saya.

A.        Persiapan , motivasi  vs kematangan

Sampai akhir musim 2009/2010 Real Madrid sudah kepayahan dan kebingungan menghadapi superioritasnya barca. Mereka kehabisan cara meredam kehebatan barca. Sampai saat ini, siapapun akan setuju bahwa Barcelona adalah tim dengan permainan sepakbola atraktif terbaik di dunia. Real Madrid yang terbayang-bayang kehebatan masa lalunya, mencoba mengulang sejarah dengan mendatangkan seorang pelatih yang bertangan dingin dan selalu juara. Maka mendaratlah Jose Mourinho, pelatih dengan sederet gelar pelatih individu terbaik dunia. Cukup disitu saja? Tidak beberapa pemain didatangkan untuk mendukung kinerja mourinho. Kali ini pemain bintang piala dunia, Mezut Ozil dan Sammi Khiedira resmi diikat. Persiapan yang cukup membuat barca menarih simpati ke Madrid. Namun tetap Madrid adalah si davidnya, karena dinilai sebagi tim yang baru tumbuh. Bandingkan dengan Barcelona yang tidak ada gejolak atau perubahan yang berarti. Jadi jika diandaikan, Barcelona adalah motor balap yang setingan dan mesinnya sudah siap dan oke, sedangkan Madrid masih cari setingan motor yang bagus dan turun mesin. Namun satu poin yang perlu diwaspadai, Real Madrid punya pelatih yang pintar memotivasi dan membuat anak buahnya ikut manut apapun kemauan mourinho. Dan dengan mental juara dan tidak pernah mau menyerah yang ada di diri mourinho, maka real Madrid siap menjadi goliath  baru, menggantikan Barca. Maka Madrid versus Barcelona, pertarungan sang motivator dengan tim matang.

B.         Target akhir, Juara  vs  permainan indah

Mourinho dikontrak Madrid dengan harga yang wah buat pelatih bukan untuk berleha-leha. Mourinho dikontrak untuk menghadirkan gelar juara, bukan untuk melakukan permainan indah. Barcelona yang sejak dulu memperagakan total football dan permainan dari kaki ke kaki, mempunyai pelatih yang jenius dan paham betul apa itu Barcelona. Hari berganti hari, minggu berganti minggu, dan akhirnya waktu penantian pertama pun usai. Barcelona vs Madrid di copa del rey, dimenangkan oleh tim dengan permainan yang biasa bahkan cenderung membosankan versus tim dengan permainan indah nan memukau. Sampai saat ini saya banyak membaca komentar-komentar miring dari teman-teman fans Barcelona, bahwa Madrid itu banci, penakut, bermain negative, dan olokan serta omelan lainnya. Pertanyaannya, apakah kalau juara harus bermain cantik? Seandainya mourinho punya messi, kaka dan ronaldo dalam satu tim, maka permainan cantik mungkin akan dia pergakan karena 3 orang ini tidak ada yang bisa menghentikannya. Sayangnya mourinho tidak memiliki semuanya. Jadi dia harus memutar otak sehingga timnya bisa menang dan juara.

Mourinho menyadari, jika dia terpancing dengan permainan terbuka Barcelona, dia akan habis dibabat seperti pertemuan pertama musim ini, 5-0!! Dia belajar pada pertemuan kedua dengan menghentikan laju serangan barca dengan menempatan 7 pemain dengan keahlian bertahan. Barcelona dan fans serta orang-orang yang menginginkan permainan cantik nan menghibur menghujat habis mourinho. Dan barca pun memancing emosi mourinho dan pasukannya untuk mengalah pada opini public, sayangnya, mourinho sudah kebal dengan intimadasi dan taktik kuno itu. Dia bersikeras dengan taktiknya sendiri, bahkan de Stefano, legenda Madrid yang mengkritiknya habis-habisan, dia tanggapi dengan dingin. Hanya berbekal kontrak dan restu presiden Madrid yang tidak menganggunya, dia pede luar biasa. Hasilnya, barca dibuat melongo karena gelar yang mereka impikan akan dengan mudah mereka raih, melayang sudah.

Jadi, apakah anda menyukai tim dengan permainan biasa berorientasi juara seperti Madrid, Manchester United atau memilih tim dengan permainan menghibur macam Barcelona dan Arsenal?? Pilihan tergantung anda sajalah

C.         Strategi yang tepat, otak  vs  otot

Mourinho adalah tipe manusia yang sangat benci kekalahan. Sejak kecil dia sudah diajarkan untuk tidak mengenal kata kalah. Dia akan melakukan apa saja untuk mendapat kemenangan. Nah, otak yang dia gunakan, untuk mencapai kemenangan itulah salah satu sebab kenapa dia menjadi pelatih termahal di jagad ini.

Dikenal dengan pelatih yang menyukai taktik bertahan, mourinho mengubah tim-tim yang sebelumnya bukan apa-apa menjadi apa-apa. Dia tahu semua fans ingin tim yang dibela dan dipujanya menang. Mourinho juga tahu bagaimana mewujudkannya. Mourinho saat ini lebih hebat dari pelatih manapun, terlepas dari fergie atau wenger yang telah mempersembahkan title juara bagi klubnya, namun hanya beberapa pelatih yang bisa selalu sukses dengan tim yang berbeda, dan salah satunya adalah Mourinho. Jika dia bisa mempersembahkan trofi juara liga champion, maka dia adalah satu-satunya pelatih yang menjuarai liga champion dengan 3 klub berbeda!!

Barcelona tentu tidak akan tinggal diam, walo hanya menjuarai 3 kali liga champion, namun itu diperolehnya selama beberapa tahun terakhir. Dan saat ini merekalah tim terbaik dimuka bumi ini.  Semua pemain barca kebetulan dianugerahi skill dan teknik yang mumpuni.

Mourinho tahu hal itu. Dia harus memutar otak sehingga agar anak asuhnya bisa meredam kehebatan barca yang mempunyai skill tinggi (otot) dengan strategi yang tepat (otak). Dengan memainkan 3 pemain menyerang, mourinho menerapkan strategi serangan balik, karena ronaldo, ozil dan maria ahli dalam hal ini. Akurasinya? Mendekati 80 %. Jadi daripada memainkan permainan terbuka macam arsenal dan Barcelona, yang dengan kemungkinan habis dibabat barca, mou memilih strategi defense dengan sesekali menyerang. Terbukti strategi ini cukup merepotkan barca. Biarpun setelah pertandingan banyak caci maki dari pihak Barcelona dan lainnya, Sejarah telah mencatat, bahwa Madrid telah mengalahkan Barcelona. David telah mengalahkan si Goliath!!

Post a comment or leave a trackback: Trackback URL.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: