Nikmatnya Kopi Joss


“Maaf cerita ini kutulis saat masih bujang dan gelandangan. Dan betul, waktu itu pertama kalinya aku minum kopi joss bukan extra joss hehehe. Aneh kan? Minum kopi joss di Kediri lagi, ??? jadi ikuti saja petualangan kecilku ini ya hehehe” Em En Rizal

Indonesia terkenal dengan negeri penghasil kopi selain Amerika Latin. Penduduknya juga suka mengkonsumsi kopi. Jadi sangat wajar kalau kopi menjadi sangat populer di sini. Ada kopi tubruk yang disukai para pekerja, kopi jagung, kopi luwak dan berbagi kopi lokal lainnya.

Kopi juga konon menunjukkan identitas peminumnya. Penyuka Capuccino menyukai tampilan luar yang ekselen, Kopi latte untuk mereka yang genit dan atraktif dan bagi penyuka kopi dengan aroma yang wangi, kopi tubruk bisa dijadikan jawaban.

Selama ini, aku meremehkan semua itu karena aku buka salah satu penduduk indonesia yang menyukai kopi. Namun aku menghormati mereka yang menyukainya lahir batin. Kalaupun ada hidangan kopi dan teh diatas meja, aku pasti memilih teh. Namun kalau hanya ada kopi, maka…………aku akan menolaknya dengan berbagai cara.

Tapi perjalanan mendadak ke Kediri week end kemarin mulai sedikit merubah pandanganku tentang kopi. Disana aku dikejutkan dengan tawaran Mas Roni, penjual nasi goreng terkenal di Minggiran Kediri. Dia menawariku segelas kopi Joss. Aku langsung menolak mentah-mentah dan memesan segelas es teh manis. Tapi David dan Mas Roni terus memanasiku dengan promosi kelas wahid tentang betapa enaknya kopi Joss. Maka hitung-hitung untuk menghormati keduanya, aku memesan satu. Nanti kalau tidak seenak kata mereka, aku langsung pesan es teh. Segelas es teh besar.

Penyajian kopi yang unik hampir membuatku pingsan. Bagaimana tidak, kopi yang aku kira campuran dari kopi instan dan ekstra joss ternyata tidak seperti bayanganku. Kopi joss ternyata campuran antara biji kopi yang digiling halus dengan sebongkah….ARANG. Arang yang digunakan juga bukan arang biasa melainkan arang yang membara,. Diambilkan dari tungku pembakaran nasi goreng. Aku tak bisa membayangkan jika itu kuminum. Apakah aku nanti akan mati??? Ataukah mual dan muntah-muntah karena sakit perut??

Kulihat David meminumnya dengan nikmat dan penuh kepuasan. Aku pun memberanikan diri mencobanya. Ternyata…..GILA ENAK BANGET. Rasanya gurih dan mantap. Tak seperti kurasakan saat meminum kopi instran buatan pabrik atau kopi racikan dari GIRAS. Aku menikmati dengan terus menyeruputnya sampai tak terasa sudah habis satu gelas kopi joss.

Karena ketagihan aku pun memesan lagi dan memandang penuh takjub dan kagum pada proses pembuatannya. Ternyata kopi ini tidak hanya ada di Kediri, tapi bisa dijumpai di Jogja ataupun Solo. Kalau tahu begini, mungkin sudah sejak dulu aku ikut kelompok para penggila kopi. Lebih tepatnya kelompok penggila kopi joss. Kopi Joss memang joss luar biasa. Bagaimana dengan anda?

Post a comment or leave a trackback: Trackback URL.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: