Sukses Jurus si Kutu Loncat


Sukses Jurus si Kutu Loncat

Kalau Harus memulai dari bawah bukan tipe anda banget, mungkin kisah ini cocok buat anda. Memulai dengan berpindah-pindah perusahaan dengan posisi yang terus naik dan naik atau istilahnya si kutu loncat. Kalo anda merasa demikian, kisah suskes ini buat anda. Ditulis oleh : Ratu Nurul Hanifah

Kebanyakan perempuan eksekutif mencapai posisi tinggi dengan sabar, menanti peluang, di satu perusahaan yang sama. Namun, kiat yang terbukti membawa Ursula Burns, Irene Rosenfeld dan Chanda Kochhar ke puncak tangga sukses ini bukanlah satu-satunya jalan.

Elizabeth Smith berhasil merebut kursi presiden Avon Products Inc. justru karena menggunakan jurus kutu loncat. Ketika Smith melepaskan jabatan sebagai VP yang membawahkan bisnis minuman dan grocery Kraft, pada November 2004, beberapa kolega mengiranya melakukan bunuh diri karier. Maklum, di Kraft dia mengelola bisnis senilai US$ 6 miliar, sementara di Avon jauh lebih kecil dan posisinya juga kalah bergengsi.

Kendati demikian, bagi Smith yang sekarang berusia 46 tahun, keputusannya pindah kapal itu sangat masuk akal. Dia bisa belajar banyak hal baru. Apalagi, sebelumnya dia juga pernah membuktikan bahwa menerima pekerjaan yang tak masuk akal di atas kertas tetapi menyenangkan akan membuatnya tumbuh berkembang.

Pada usia 30 tahun, setelah sukses dengan Jell-O yang merupakan salah satu bisnis inti Kraft, Smith pernah pindah ke unit yang baru diakuisisi dengan hanya 25 anak buah, tanpa infrastruktur dan mereknya tak dikenal. Teman-teman ngira saya sudah sinting, tuturnya. Kenyataannya, bisnis Altoid mint yang dipegangnya itu meledak setelah dua tahun dia kembangkan.

Di Avon, sejak Agustus 2009, Smith telah menjadi orang nomor dua setelah CEO Andrea Jung. Dan tugasnya bukan cuma mengawasi pasar domestik AS, melainkan seluruh dunia. Contoh kutu loncat sukses lain adalah Sheryl Sandberg. Memulai karier di Bank Dunia, Sandberg pindah ke konsultan manajemen McKinsey, lalu ke Departemen Keuangan di era Presiden Clinton dan lompat lagi ke Google sampai dipercaya menjadi VP untuk Global Online Sales & Operation.

Sandberg mendapat nasihat dari CEO Eric Schmidt untuk “pergi ke tempat yang sedang tumbuh ketika masuk ke kampiun bisnis mesin pencari itu. Nasihat inilah yang mendorong MBA lulusan Harvard ini lompat kapal ke Facebook dan menjadi orang kedua setelah Mark Zuckenberg, sang pendiri yang 14 tahun lebih muda dan drop out dari almamater yang sama.

“Saya nggak peduli itu, ujarnya. Yang penting bagi Sandberg, bisa ikut membangun “organisasi hebat dari nyaris nol besar.

Jurus kutu loncat sering menjadi jurus ampuh untuk menembus glass ceiling yang menghalangi karier. Kenyataannya, sekitar 85% perempuan profesional yang memulai karier pada 1970-an dan 1980-an, lalu kelewat betah di satu perusahaan, kariernya mandek di lapis manajemen menengah. Meg Whitman, sebelum menjadi CEO eBay, juga pernah jadi konsultan manajemen di Bain & Company dan manajer di Procter & Gamble, Stride Rite dan Walt Disney Co. Setelah turun dari kursi CEO perusahaan online yang ikut dibesarkannya hingga menjadi sebuah bisnis dengan pendapatan US$ 8,5 miliar? Whitman terjun ke politik. Sebab, perempuan pun harus mengejar peluang, tak bisa sekadar menunggu.

Jadi pilihan hanya pada anda sendiri, mau bergerak ke atas yang membutuhkan kesabaran dan kedisiplinan atau bergerak cepat dengan berpindah-pindah perusahaan? Namun intinya Cuma satu untuk bisa sukses, yaitu melewati proses yang memang harus dijalani dengan susah payah dan tabah. Em En Rizal

Post a comment or leave a trackback: Trackback URL.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: